Mata Katarak, Apa Gejala Dan Penyebabnya?

Lensa mata merupakan salah satu bagian dari mata yang memiliki peran sangat penting. Ya, lensa mata merupakan bagian yang berwujud transparan dan terletak di belakang pupil serta berfungsi untuk memfokuskan cahaya yang masuk pada lapisan retina. Meskipun fungsinya sangat penting, namun ada salah satu penyakit yang menyebabkan menurunnya fungsi lensa mata dalam memfokuskan cahaya. Nama penyakit tersebut adalah katarak. Ya, penyakit ini memang sudah tidak asing lagi bagi masyarakat. Hal ini disebabkan karena banyaknya masyarakat yang menjadi penderita dari penyakit tersebut. Meskipun namanya sudah tidak asing, namun belum banyak masyarakat yang mengetahui apa saja sejarah dan penyebab penyakit tersebut.

Gejala Yang Terjadi Pada Penderita Mata Katarak

Ada banyak gejala yang mungkin dialami oleh para penderita mata katarak. Pertama, mata menjadi semakin sensitif dengan cahaya terang. Penderita akan merasa silau dengan sinar atau cahaya yang mereka lihat. Kedua, penglihatan terhadap berbagai objek menjadi ganda. Karena fokus lensa mata terganggu, maka penglihatan terhadap objek-objek menjadi dua atau ganda. Ketiga, ketajaman penglihatan terhadap warna mulai memudar dan tidak jelas sehingga sulit membedakan warna. Keempat, mengalami kesulitan melihat di malam hari karena membutuhkan penerangan cahaya yang cukup. Kelima, terdapat selaput berwarna putih di sekitar lensa mata yang menyebabkan fokus lensa mata menjadi berkurang.

Penyebab Terjadinya Mata Katarak

Salah satu penyebab yang paling umum adalah faktor usia. Biasanya, orang-orang yang berusia di atas 40 tahun akan memiliki risiko yang besar untuk menderita penyakit mata ini. Hal ini disebabkan karena menurunnya jumlah protein di lensa mata. Selain karena faktor usia, pernah mengalami trauma atau cedera di bagian mata juga bisa menjadi pemicu munculnya penyakit tersebut. Trauma dan cedera yang menembus mata sangat mungkin menyebabkan katarak pada mata. Selain itu, paparan radiasi sinar UV juga menjadi faktor yang menyebabkan timbulnya penyakit ini. Mengonsumsi rokok dan alkohol dengan dosis yang tinggi secara rutin pun menjadi faktor penyebab penyakit tersebut. Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

Related posts: